Menu

Mode Gelap

Lampung · 13 Mei 2026 18:55 WIB ·

Dukung Program Nasional: Bandar Udara Raden Inten II Jadi Fasilitator Sensus Ekonomi 2026


					Dukung Program Nasional: Bandar Udara Raden Inten II Jadi Fasilitator Sensus Ekonomi 2026 Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung — Bandar udara tak lagi sekadar tempat orang datang dan pergi. Di tengah lalu lalang penumpang dan suara pengumuman penerbangan di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, puluhan pelaku usaha berkumpul di Aula Siger, Rabu pagi (13/05/2026).

Mereka bukan hendak membuka gerai baru ataupun mengikuti rapat bisnis, melainkan mengisi kuesioner Sensus Ekonomi 2026 bersama-sama. Sebanyak 64 tenant dan mitra usaha bandara hadir dalam kegiatan “Ngisi Bareng” yang difasilitasi oleh pengelola bandara bersama Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Internasional Radin Inten II Lampung, Kiki Eprina Arieanti, menyebut kegiatan itu sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional yang digelar setiap satu dekade sekali.

“Kalau bisa jangan sampai petugas harus mendatangi satu per satu tenant,” ujarnya di hadapan peserta. Bandara, kata dia, ingin menjadi fasilitator agar proses pendataan berjalan lebih mudah dan efisien.

Di sela sambutannya, Kiki juga menggambarkan bagaimana wajah bisnis bandar udara perlahan berubah. Pendapatan non-aeronautika—seperti sewa tenant dan aktivitas komersial—mulai menjadi penopang penting industri bandara, meski saat ini kontribusinya masih belum dominan.

Bagi Badan Pusat Statistik, data dari kawasan bandara menyimpan cerita tersendiri tentang denyut ekonomi Lampung. Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Lampung, Ajid Hajiji, mengatakan sensus ekonomi bukan sekadar pendataan administratif, melainkan upaya “memotret wajah ekonomi Indonesia”.

Dari data itu, pemerintah dapat membaca pergerakan usaha, pola konsumsi, hingga potensi pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan di masa depan. “Tanpa partisipasi pelaku usaha, potret ekonomi Lampung tidak akan lengkap,” katanya.

Suasana formal perlahan mencair ketika sesi pengisian dimulai. Para pelaku usaha membuka telepon genggam masing-masing, memindai barcode, lalu mulai mengisi formulir digital yang dipandu langsung tim BPS.

Di beberapa sudut ruangan, petugas membantu peserta yang masih kebingungan mengakses tautan atau memverifikasi Nomor Induk Berusaha (NIB). Ketua Pelaksana SE 2026 BPS Provinsi Lampung, M. Ilham Salam, bersama tim memastikan proses berjalan lancar.

Sesekali terdengar canda ringan di tengah keseriusan mengisi data usaha. Di ruang yang biasanya dipakai untuk pertemuan resmi itu, statistik terasa lebih dekat dengan keseharian.

Angka-angka yang selama ini hadir dalam laporan dan grafik rupanya bermula dari isian sederhana para pelaku usaha: omzet, jumlah pekerja, hingga jenis layanan yang mereka jalankan. Dari aula di bandara itu, negara sedang menyusun potret ekonomi untuk sepuluh tahun mendatang. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Staycation Nyaman: Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan Promo “May Happiness”, Mulai IDR 898.000 Nett

13 Mei 2026 - 18:44 WIB

Sajikan Kuliner Asia: Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan “Asian Street Feast”, Pengalaman All You Can Eat yang Menggugah Selera

13 Mei 2026 - 18:40 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah

12 Mei 2026 - 19:30 WIB

HLM TP2DD Kabupaten Lampung Tengah 2026: Komitmen Bersama Dukung Penyusunan Roadmap dan Implementasi ETPD

12 Mei 2026 - 16:37 WIB

TP PKK Pusat Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung

11 Mei 2026 - 23:26 WIB

Pemprov Lampung Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

11 Mei 2026 - 19:09 WIB

Trending di Lampung