Menu

Mode Gelap

Blog · 5 Mei 2026 22:43 WIB ·

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Buka Sosialisasi Implementasi dan Pembentukan UPZ Di Pesisir Barat


					Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Buka Sosialisasi Implementasi dan Pembentukan UPZ Di Pesisir Barat Perbesar

Idnnewspublish.com, Pesisir Barat – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra. Henny Yulistiani, M.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 190 Tahun 2026, sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut digelar di Lobby Lantai 1 Gedung A pada Senin (04/05/2026).

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, ditegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang memiliki kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat.

Di dalam zakat terdapat harapan bagi mereka yang membutuhkan, keadilan yang ditegakkan, serta keberkahan yang mengalir bagi semua pihak.

Pemerintah daerah menyadari bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat, di mana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berperan sebagai mitra strategis dalam mengelola potensi zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh pihak dapat memandang zakat bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai sebuah gerakan bersama—gerakan kepedulian, kebersamaan, dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

Potensi zakat di Kabupaten Pesisir Barat dinilai sangat besar, namun belum sepenuhnya tergali secara optimal. Oleh karena itu, sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, sehingga pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pesan kepada Baznas agar terus menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan keterbukaan, serta menjunjung tinggi profesionalisme, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, zakat diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, seperti menjadi modal usaha, mendukung pendidikan, dan membantu menciptakan kemandirian ekonomi, sehingga mampu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.

Menutup sambutan, seluruh aparatur pemerintah dan pimpinan lembaga diajak untuk menjadi teladan dalam menunaikan zakat. Dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja, zakat diharapkan menjadi bagian dari kehidupan serta wujud nyata kepedulian terhadap sesama. (Aw)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dugaan Kekerasan Benda Tumpul Oknum Polisi di Lampung Utara: Korban Dapat Jahitan di bagian tubuh

22 September 2026 - 07:53 WIB

Musda XI Golkar Bandar Lampung Digelar, Aprozi Tekankan Program dan Target Rebut Kursi Teratas 2029

21 September 2026 - 19:14 WIB

Sampah Menumpuk di Galian Tol Karang Sari, Warga Desak Pemkab Lampung Selatan Turun Tangan

20 September 2026 - 18:25 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung

19 September 2026 - 08:08 WIB

Sebanyak 503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global

19 September 2026 - 07:34 WIB

Nessy Kalviya, Anggota Komisi VIII DPR RI, Tampung dan Kawal Aspirasi Warga Seputih Raman

19 September 2026 - 07:26 WIB

Trending di Lampung