Menu

Mode Gelap

Lampung · 18 Jul 2026 11:11 WIB ·

SPMB dan MPLS SMA/SMK Negeri Lampung 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif


					SPMB dan MPLS SMA/SMK Negeri Lampung 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Thomas Amirico menyatakan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB SMA/SMK Negeri 2026, secara umum berjalan lancar.

Meski demikian, Thomas mengakui masih ada sejumlah orangtua yang memaksakan agar anaknya diterima di sekolah negeri, meskipun tidak memenuhi persyaratan nilai maupun ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis).

“Secara umum lancar. Memang ada beberapa orangtua yang tetap ingin memaksakan anaknya masuk sekolah negeri, padahal secara nilai tidak memenuhi syarat dan secara juknis juga tidak terpenuhi. Tugas kami terus memberikan pemahaman bahwa semua harus berdasarkan juknis agar berkeadilan,” kata Thomas, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, kesalahpahaman masyarakat masih banyak terjadi pada jalur domisili. Sebagian orangtua menganggap kedekatan rumah dengan sekolah menjadi jaminan diterima, padahal ketentuan tersebut sudah tidak lagi berlaku.

“Banyak yang berpikir karena rumahnya dekat dengan sekolah, otomatis harus diterima. Padahal sekarang jarak hanya menjadi syarat untuk mendaftar di jalur domisili.

Penentunya tetap nilai. Ini yang masih perlu dipahami masyarakat,” ujarnya. Ia memastikan proses seleksi berlangsung transparan dan sesuai aturan. Hingga pelaksanaan SPMB berakhir, Disdikbud Lampung tidak menemukan adanya praktik kecurangan maupun titip-menitip dalam penerimaan murid baru.

“Kalau ada yang kecewa memang ada, tetapi mereka juga tidak bisa komplain karena prosesnya berjalan sesuai aturan. Tidak ada kecurangan, tidak ada titip-menitip,” ucapnya.

Thomas menambahkan, keterbatasan daya tampung sekolah negeri membuat tidak semua calon murid dapat diterima. Karena itu, ia mengimbau masyarakat memanfaatkan sekolah swasta yang masih memiliki kuota. “Karena kuota sekolah negeri terbatas, maka bagi yang belum diterima masih bisa memilih sekolah swasta yang masih tersedia,” katanya.

Sementara itu, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah di seluruh SMA/SMK Negeri di Lampung juga berlangsung kondusif.

Hingga saat ini, Disdikbud Lampung belum menerima laporan adanya tindak kekerasan selama kegiatan berlangsung. Thomas mengatakan, MPLS tahun ini difokuskan pada pembentukan karakter dan pengenalan lingkungan sekolah melalui pendekatan yang humanis dan edukatif.

Materi yang diberikan mencakup sopan santun, adab, etika bermedia sosial, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan (bullying), hingga berbagai bentuk penyimpangan perilaku lainya.

“Intinya selama proses di sekolah, kami ingin anak-anak merasa aman, nyaman, dan bisa belajar dalam ekosistem pendidikan yang sehat sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan tertib,” harapnya. (Wi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

HUT ke-45 SMA YP Unila: 45 Tahun Menginspirasi, Melangkah Bersama, Mengukir Prestasi untuk Masa Depan

21 Juli 2026 - 17:18 WIB

Mekanik Sepeda di Gunung Mas Jadi Korban Curanmor, Motor Pinjaman Raib

20 Juli 2026 - 16:56 WIB

Donny Irawan Ingatkan Anggota SMSI Lampung Jaga Marwah Profesi dan Kode Etik

20 Juli 2026 - 16:39 WIB

Banteng Jati Agung Gelar Final Piala Dunia, Antonius Ajak Kader Pererat kebersamaan

19 Juli 2026 - 18:33 WIB

Bupati Mesuji Hadiri Penutupan Turnamen Semi Open Sepak Bola Adiluhur Cup

18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Dinas P3AP2KB Deklarasi Bersama Menuju Kabupaten Layak Anak

18 Juli 2026 - 21:32 WIB

Trending di Lampung