Idnnewspublish.com, Lampung Selatan — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan membagikan 10.000 masker secara gratis kepada masyarakat terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ( GAK).
Kegiatan tersebut, dipusatkan didua titik, yakni Desa Karang Anyar dan Desa Jati Mulyo, Minggu (06/09/2026 ).
Dipilihnya lokasi Desa Karang Anyar dan Jatimulyo, karena wilayah ini terdampak abu vulkanik yang lumayan tebal. Selain itu, di kedua desa ini merupakan jalur strategis yang padat dilintasi pengendara motor dan banyak yang tidak memakai masker, mengabaikan kesehatan diri sendiri dari ancaman gangguan saluran pernafasan akibat menghisap abu vulkanik GAK.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jati Agung Antonius Gunarso mengatakan aksi sosial ini, merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong partai dalam menjaga kesehatan serta keselamatan warga di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“10.000 masker yang dibagikan berasal dari sumbangan dari dirinya sebagai Ketua PAC, Sujiyatmoko dan Wiwik selaku Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Selatan.
Masker memang sederhana, tetapi sangat penting untuk melindungi masyarakat dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” ujar Antonius Gunarso didampingi Sujiyatmoko dan Wiwik disela-sela kegiatan membagikan masker.
Kami akan selalu bersama rakyat, kami akan terus membantu rakyat yang membutuhkan. Kepentingan rakyat merupakan prioritas. Karena kesehatan rakyat adalah prioritas utama.
“Sebagai kader kami harus selalu ingat dengan komitmen kami, bahwa kami harus selalu ada dan hadir untuk rakyat. Seperti pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang mampu menangis dan tertawa bersama rakyat,” terang Ketua Pepadi Lampung Selatan ini.
Antonius juga mengajak masyarakat untuk selalu semangat dan optimis, jaga kesehatan. Gunakan masker dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
“Usahakan bila tidak ada kepentingan mendesak jangan keluar dari rumah, kalaupun berada di luar rumah, sebaiknya pakai masker dan kacamata, jangan sampai terkena infeksi saluran pernapasan akibat debu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” harapnya. (*)















