Menu ✖

Mode Gelap

Jambi · 22 Okt 2026 20:22 WIB ·

Belasan Tahun Jualan Parfume, Acek India: Jualan Minyak Wangi Bikin Kecipratan Wangi


					Belasan Tahun Jualan Parfume, Acek India: Jualan Minyak Wangi Bikin Kecipratan Wangi Perbesar

Idnnewspublish.com, Jambi (Sarolangun) — Usaha parfum refill atau parfum isi ulang semakin diminati masyarakat, karena menawarkan beragam pilihan aroma dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, para pelaku usaha di bidang ini perlu memperhatikan aspek legalitas, keamanan produk, serta kejelasan informasi yang diberikan kepada konsumen.

Parfum isi ulang menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menunjang penampilan sehari-hari. Dengan berbagai varian aroma yang tersedia, usaha ini memiliki peluang ekonomi yang cukup menjanjikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Meski demikian, pengawasan terhadap peredaran produk parfum perlu mendapat perhatian. Konsumen berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai produk yang dibeli, termasuk identitas produk, bahan yang digunakan apabila dipersyaratkan, serta pihak yang memproduksi atau memasok bahan parfum tersebut.

Selain itu, pelaku usaha diharapkan tidak memberikan klaim yang menyesatkan, terutama terkait merek, keaslian produk, maupun manfaat parfum yang dijual.

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan dapat memberikan pembinaan serta melakukan pengawasan sesuai dengan kewenangannya, agar kegiatan usaha berjalan tertib dan konsumen mendapatkan perlindungan yang memadai.

Salah satu pedagang parfume bernama Acek India atau biasa disapa Acek berdagang parfume isi ulang ini sudah 16 tahun. Usaha tokonya berlokasi kawasan Pasar Bawah Sarolangun.

Team kami yang menyambangi toko parfume ini pada Kamis (22/10/2026),.asik duduk beberapa jam di sana melihat orang keluar masuk dan pergi dari tokonya, kami bertanya kepada salah satu pembeli (nm) 35 tahun, yang memesan beberapa botol kecil, “saya beli buat sholat, karena kalo sholat memakai wangi-wangian buat kita nyaman dan tenang dalam beribadah,” kata nm. Dan kami juga melihat si pembelinya orang-orang dari pesantren.

Menjalani jadi pedagang parfume emang membuat buat kita menjadi wangi, ibarat pepatah mengatakan, berteman dengan orang penjual minyak wangi pastilah kita kecipratan wanginya,” ujar Acek India yang bernama asli Hamzah.

Acek setiap hari selalu menguji botol satu dan botol lain untuk mencium aroma apa saja yg di butuhkan pembeli.

Ia selalu menjalankan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menjaga kualitas produk, serta mengutamakan keselamatan dan kepuasan konsumen.

Menurutnya dengan ketelitiandan pengawasan yang tepat, usaha parfum refillnya ini, harapannya terus berkembang secara sehat sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian keluarganya dan bisa wangi lagi, selorohnya sambil bercanda. (Can)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Diduga Alami Kekerasan Seksual, Pelatih Renang Laporkan Pengurus KONI ke Polresta

24 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

23 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan

23 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Perjuangkan Kesetaraan dan Keadilan Bagi Masyarakat Pers, Firdaus di Berhentikan Sebagai anggota PWI

23 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Dosen ITSNU Lampung Bekali Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Kemampuan Public Speaking dalam LDK OSIS

23 Oktober 2026 - 04:43 WIB

Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah

22 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Trending di Bandar Lampung