Menu

Mode Gelap

Lampung · 19 Mar 2025 04:58 WIB ·

Mangkrak! Diduga Proyek Tangki Septik di Dikerjakan CV Aris Putra Belum Rampung dan Belum Dibayar di 2 Desa


					Mangkrak! Diduga Proyek Tangki Septik di Dikerjakan CV Aris Putra Belum Rampung dan Belum Dibayar di 2 Desa Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung Utara – Sejumlah proyek pembangunan tangki septik dan fasilitas pendukung di Kabupaten Lampung Utara yang merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Air Limbah II masih mengalami keterlambatan penyelesaian.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Aris Putra menghadapi berbagai kendala di lapangan yang menghambat progresnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dua desa di Lampung Utara, yakni Desa Ujan Mas dan Desa Gunung Gijul, masih menghadapi ketidakpastian penyelesaian proyek hingga saat ini.

Proyek senilai Rp 8.195.574.827,37 ini merupakan bagian dari Program Inpres yang dikelola oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung (BPPWL) dan mencakup pembangunan 350 bilik WC yang seharusnya selesai pada akhir Februari 2025.

Namun, hasil investigasi di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak unit yang terbengkalai. Di Desa Gunung Gijul, sebanyak 13 unit belum rampung, dengan beberapa tangki septik mengalami kebocoran serta kekurangan pasokan air.

Sementara itu, di Desa Ujan Mas, banyak pekerja subkontraktor dari CV. Aris Putra yang tidak aktif bekerja dan tampak kurang produktif di lokasi proyek.

Selain kendala teknis, permasalahan pembayaran upah pekerja juga menjadi sorotan. Di Desa Ujan Mas, pekerjaan pemasangan tiga tangki septik belum tuntas, sementara upah sebesar Rp 57 juta yang harusnya diterima para pekerja masih tertunda selama dua bulan terakhir tanpa kepastian dari pihak kontraktor.

Kondisi serupa terjadi di Desa Gunung Gijul, di mana pembayaran sebesar Rp 102 juta untuk pekerjaan pengecatan 17 bilik WC masih belum terealisasi. Akibatnya, aktivitas pekerjaan di lokasi tersebut telah terhenti selama lebih dari satu bulan.

Situasi ini memicu keresahan di kalangan masyarakat yang sangat membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak. Warga berharap pihak terkait, terutama BPPWL, segera mengambil langkah tegas untuk memastikan kelanjutan proyek ini serta menindak pihak kontraktor yang tidak menjalankan tanggung jawabnya sesuai kontrak.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Aris Putra belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan pengerjaan dan tunggakan pembayaran upah pekerjaan. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dugaan Kekerasan Benda Tumpul Oknum Polisi di Lampung Utara: Korban Dapat Jahitan di bagian tubuh

22 September 2026 - 07:53 WIB

Musda XI Golkar Bandar Lampung Digelar, Aprozi Tekankan Program dan Target Rebut Kursi Teratas 2029

21 September 2026 - 19:14 WIB

Sampah Menumpuk di Galian Tol Karang Sari, Warga Desak Pemkab Lampung Selatan Turun Tangan

20 September 2026 - 18:25 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung

19 September 2026 - 08:08 WIB

Sebanyak 503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global

19 September 2026 - 07:34 WIB

Nessy Kalviya, Anggota Komisi VIII DPR RI, Tampung dan Kawal Aspirasi Warga Seputih Raman

19 September 2026 - 07:26 WIB

Trending di Lampung