Menu

Mode Gelap

Lampung · 19 Apr 2025 21:10 WIB ·

Unila Adakan FGD Penelaahan Dokumen Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Way Kanan 2025–2029


					Unila Adakan FGD Penelaahan Dokumen Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Way Kanan 2025–2029 Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung — Universitas Lampung (Unila) menjadi tuan rumah focus group discussion (FGD) dalam rangka Penelaahan Dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2025–2029, di Ruang Sidang Utama, lantai dua Rektorat Unila, Rabu (16/04/2025).

Kegiatan bertujuan untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah secara partisipatif, transparan, serta berbasis data dan kajian ilmiah. FGD menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan dalam memastikan kebijakan pembangunan daerah benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat serta adaptif terhadap tantangan zaman.

Acara tersebut dihadiri Wakil Rektor IV Unila Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan sekaligus Ketua Tim RPJMD, Dr. Arie Anthony Thamrin, S.STP., M.I.P., serta Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Way Kanan, Hendri Syahri, S.T., M.T.., Kepala OPD Kabupaten Way Kanan, serta sivitas akademika Unila.

Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menyampaikan pembangunan Way Kanan harus memiliki arah yang jelas dan terukur, dengan tujuan untuk mewujudkan kemandirian daerah dalam berbagai aspek, termasuk kemandirian fiskal.

“Visi kita sangat jelas dan penuh cita-cita, yaitu Way Kanan Mandiri dan Sejahtera. Kemandirian di sini, misalnya, mencakup aspek fiskal. Saat ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita baru sekitar 10% dari APBD. Jauh jika dibandingkan dengan DKI Jakarta yang PAD-nya mencapai 80%. Tapi kita bukan ingin membandingkan, melainkan ingin belajar dan menyiapkan strategi realistis yang bisa kita wujudkan dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.

Meski PDRB per kapita Way Kanan masih tertinggal dibandingkan Provinsi Lampung dan nasional, pemerintah daerah optimistis dengan potensi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, pembangunan ekonomi dapat didorong secara signifikan.

“Jadi yang mungkin menjadi PR kita di RPJMD ini adalah bagaimana mendorong sektor pertanian tumbuh positif sehingga angka kemiskinan juga bisa semakin baik,” ujar Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Way Kanan, Hendri Syahri, S.T., M.T.

RPJMD ini juga memuat strategi peningkatan kualitas SDM, optimalisasi infrastruktur, serta pemanfaatan peluang seperti tren makanan organik dan kolaborasi antarwilayah, dengan harapan kesejahteraan masyarakat Way Kanan bisa meningkat secara nyata dan berkelanjutan.

FGD ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif dan aplikatif terhadap dokumen rancangan awal RPJMD Kabupaten Way Kanan tahun 2025–2029.

Melalui forum ini, sinergi kelembagaan antara Unila dan pemerintah daerah diperkuat guna mendorong perencanaan pembangunan yang lebih partisipatif dan berbasis kajian ilmiah menjadi kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Way Kanan di masa mendatang. (*)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkembangan Transportasi Lampung Februari 2026: Penumpang Udara dan Laut Turun, Kereta Api Tumbuh Positif Secara Tahunan

2 April 2026 - 14:09 WIB

Kurangi Pengangguran, Strategi Terpadu Pemprov Lampung: Dari Pelatihan Kerja hingga Pengembangan Industri

1 April 2026 - 20:10 WIB

Stabilitas Harga Terjaga, IHK Lampung Lebih Rendah dari Nasional

1 April 2026 - 19:50 WIB

Pegadaian Peduli di HUT ke-125: Hadirkan Kebahagiaan di Tiga Titik Sosial di Lampung

1 April 2026 - 17:23 WIB

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing

31 Maret 2026 - 19:58 WIB

Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung

31 Maret 2026 - 10:09 WIB

Trending di Lampung