Menu ✖

Mode Gelap

Bandar Lampung · 28 Apr 2025 22:39 WIB ·

Kecam Provokasi : Warga Panjang Tegaskan Dukungan terhadap Pemkot Terkait Penanganan Banjir


					Kecam Provokasi : Warga Panjang Tegaskan Dukungan terhadap Pemkot Terkait Penanganan Banjir Perbesar

Idnnewspublish.com, Bandar Lampung — Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu menolak provokasi oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan warga Panjang terkait penanganan musibah banjir di Kampung Bahari serta Kampung Baru Panjang Utara dan Panjang Selatan, Senin (28/04/2025).

Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, serta tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan ulah oknum yang mengaku-ngaku mewakili warga Panjang.

“Dengan bahasa yang sangat arogan dan tanpa etika serta bermoral, kami sangat menyesalkan, apalagi dia mengaku seorang mahasiswa yang seharusnya lebih mengedepankan sopan santun,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat Panjang tidak menerima tindakan tidak terpuji dari oknum orang luar yang berdemo di depan pagar Pemkot Bandar Lampung. Mereka seolah-olah menyatakan bahwa warga Panjang dizalimi akibat keterlambatan kehadiran Walikota Bandar Lampung saat musibah banjir melanda wilayah tersebut.

“Justru warga Panjang mengucapkan terima kasih atas respon cepat pemerintah Kota Bandar Lampung dalam penanggulangan serta pemulihan pasca banjir bandang Senin, 21 April 2025 lalu,” tuturnya.

Warga Panjang juga percaya dan mendukung penuh langkah konkret yang dilakukan pemerintah dalam mengantisipasi bencana banjir ke depan.

Anwar, warga Panjang Utara, mengatakan bahwa tidak benar Walikota tidak turun ke lokasi musibah banjir.
“Karena kami sendiri yang merasakan. Bunda Eva malam-malam, hujan-hujan, sudah turun. Saya lihat camat, TNI-Polri, BPBD, Damkar, dan Pol PP ikut semua turun membantu bahu-membahu mengevakuasi warga,” ucapnya.

“Kami warga Panjang merasa tersinggung dan sakit hati atas tindakan oknum yang merasa paling benar berbicara tentang lalainya penanganan banjir,” tambahnya.

Dengan mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada Walikota, warga Panjang merasa bahwa tindakan tersebut adalah bentuk penghinaan kepada pemimpin yang mereka pilih dan hormati.
“Biar bagaimanapun itu Walikota pilihan kami, orang tua kami. Kami mengultimatum oknum-oknum yang membawa-bawa nama warga Panjang: bila terjadi lagi, akan berhadapan langsung dengan masyarakat Panjang. Yang jelas, kami tidak terima bila mengeluarkan pendapat dengan mengatasnamakan warga Panjang,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa warga Panjang sendiri tidak pernah ada yang ikut demo, dan mengecam keras ulah oknum yang menggelar aksi di depan Gedung Pemerintah Kota Bandar Lampung. (*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kundapil di Lampung Timur, Nessy Kalviya Dengarkan Persoalan Masyarakat

2 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pemerintah Mulai Terapkan SPP-TDLN

2 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Pemungutan PPh Pasal 22 Melalui Marketplace Mulai Dilaksanakan 1 Oktober 2026

2 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Semarak Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 2 Panjang Usung Tema “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”

1 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dugaan Penganiayaan Kejuaraan Karate di GOR Saburai, Pelatih Lapor ke Polresta

1 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Sekdaprov: Nilai Pancasila Harus Jadi Landasan Pembangunan

1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Trending di Lampung