Menu

Mode Gelap

Bandar Lampung · 11 Sep 2025 11:14 WIB ·

Sobat Sehat Lampung, Dari Penyintas Jadi Penggerak Perjuangan Lawan TBC


					Sobat Sehat Lampung, Dari Penyintas Jadi Penggerak Perjuangan Lawan TBC Perbesar

Idnnewspublish.com, Bandar Lampung -– Dari sakit hingga sembuh, lalu bangkit menjadi pejuang. Itulah perjalanan Ardiansyah, Ketua Komunitas Sobat Sehat Lampung, yang kini mendedikasikan hidupnya untuk membantu para Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Lampung.

Komunitas Sobat Sehat Lampung berawal dari pertemuan sederhana para pasien dan penyintas TBC pada 2019.

Mereka berbagi kisah pahit pengobatan yang berat, termasuk suntikan harian selama delapan bulan dan terapi panjang hingga 24 bulan.

Dari sanalah lahir gagasan membentuk wadah yang kelak menjadi komunitas resmi Sobat Sehat Lampung pada September 2022.

“Dulu kami hanya ngobrol soal obat dan efek sampingnya. Tapi kemudian sadar, pasien TBC butuh tempat bernaung, tempat didengar, dan teman seperjuangan agar tidak merasa sendirian,” ungkap Ardiansyah, saat berbincang dalam podcast Kongkow Barenf Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bandar Lampung.

Kini, Sobat Sehat Lampung aktif dengan sekitar 20 anggota, 10 di antaranya konsisten turun langsung mendampingi pasien. Sobat sehat juga bergabung dengan jaringan Nasional POP (Perhimpunan Organisasi Pasien) TB Indonesia

Mereka memberikan edukasi di rumah sakit, menyuarakan hak pasien, hingga menjadi penguat moral bagi yang tengah menjalani pengobatan.

Aplikasi Lapor TBC: Teknologi di Garis Depan

Selain dukungan komunitas, perjuangan pasien juga diperkuat dengan hadirnya aplikasi Lapor TBC sejak 2023.

Ulfatun Nissa, penanggung jawab Lapor TBC di Lampung, menjelaskan aplikasi ini memudahkan pasien maupun masyarakat mendapatkan informasi, akses layanan, hingga melaporkan kendala yang mereka hadapi.

“Aplikasi ini bukan hanya soal informasi. Pasien bisa curhat, mencari dukungan, bahkan melaporkan diskriminasi yang mereka alami. Dari masalah psikologis hingga PHK sepihak, semua bisa diadukan lewat aplikasi ini untuk ditindaklanjuti,” jelas Nisa.

Dengan fitur pencarian akses layanan, pasien juga diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat, tanpa harus terpaku pada domisili.

Bahkan, ada tim paralegal di Bandar Lampung yang siap membantu bila pasien menghadapi masalah hukum akibat stigma TBC.

Meski bukan penyintas TBC, Nisa menunjukkan dedikasi luar biasa dalam perjuangan bersama Sobat Sehat Lampung. Baginya, TBC bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan panggilan hati untuk hadir di sisi mereka yang membutuhkan dukungan. Ia percaya, setiap tenaga dan waktu yang ia curahkan adalah bentuk nyata dari ikhtiar menjadikan dirinya bermanfaat bagi banyak orang, sekaligus menghapus stigma yang kerap membelenggu para pasien.

Lampung Masih Darurat TBC

Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TBC. Pada 2024, terdapat lebih dari 1 juta kasus baru, Tahun 2025 ini di lampung sekitar 21 ribu kasus sudah terdeteksi.

Situasi ini membuat peran komunitas seperti Sobat Sehat Lampung menjadi krusial. Ardiansyah menegaskan, perjuangan melawan TBC tak hanya soal medis, tetapi juga sosial dan mental.

“Banyak pasien putus berobat karena tidak kuat dengan efek samping atau karena stigma. Kami hadir untuk memastikan mereka terus berjuang, karena TBC bisa sembuh,” tegasnya.

Dengan semangat penyintas, dukungan komunitas, dan inovasi digital, Lampung menyalakan harapan baru: menekan angka TBC dan menghapus stigma yang melekat pada penyakit ini. (*)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

11 Mei 2026 - 08:34 WIB

LaSEF 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lampung Melalui Pemberdayaan UMKM ,Literasi, dan Penguatan Industri Halal

11 Mei 2026 - 08:25 WIB

Rakerda SMSI: Bandar Lampung Dorong Transformasi Ekosistem Media Siber yang Tertata

10 Mei 2026 - 21:30 WIB

Lepaskan Tembakan Saat Beraksi, Satu Dari Dua Pelaku Curanmor Bersenpi Ditangkap

10 Mei 2026 - 11:11 WIB

Kapolda Lampung Hadiri Upacara Pemakaman Bripka Anumerta Arya Supena yang Gugur Dalam Tugas

10 Mei 2026 - 11:04 WIB

Akselerasi Ekonomi Syariah Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru: BI Lampung Gelar Lasef 2026, Dukung Sektor Riil dan Kemandirian Umat

9 Mei 2026 - 06:17 WIB

Trending di Ekbis