Menu ✖

Mode Gelap

Bandar Lampung · 10 Okt 2025 14:28 WIB ·

Pemkot Bandar Lampung Bersama Forkopimda Dukung Program Pertanian Bagikan Bibit Cabai dan Alat Pertanian


					Pemkot Bandar Lampung Bersama Forkopimda Dukung Program Pertanian Bagikan Bibit Cabai dan Alat Pertanian Perbesar

Idnnewspublish.com, Bandar Lampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat program ketahanan pangan dengan menggandeng Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendorong produktivitas pertanian di wilayah kota.

Salah satu langkah konkret adalah penyaluran bibit cabai dan alat pertanian kepada masyarakat di lima kecamatan potensial.

Program ini menyasar Kecamatan Rajabasa, Kemiling, Tanjung Senang, Sukarame, dan Sukabumi yang meskipun memiliki keterbatasan lahan, namun dinilai masih sangat potensial untuk pengembangan pertanian hortikultura, khususnya cabai.

“Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mendukung para petani melalui bantuan bibit dan alat pertanian. Kami ingin masyarakat terlibat aktif menjaga ketahanan pangan dan ikut menekan inflasi,” ujar Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Kamis (09/10/2025).

Meski lahan yang tersedia tidak luas, para petani tetap antusias menyambut program ini. Bantuan seperti bibit cabai gratis dan traktor rotari menjadi pendorong semangat dan efisiensi kerja di lapangan.

Edi Suratno, Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya, mengatakan bantuan traktor sangat membantu mempercepat proses pengolahan lahan.

“Dengan alat yang baru ini, waktu olah tanah bisa lebih cepat. Ini tentu berdampak positif pada produktivitas dan kualitas hasil panen,” ungkapnya..

Selain penyaluran bantuan, Pemkot Bandar Lampung bersama Kodim dan Polres terus menggalakkan gerakan tanam cabai di setiap kelurahan. Program ini diharapkan menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi di daerah.

Gerakan tanam cabai ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang mandiri pangan, serta memperkuat stabilitas ekonomi keluarga di tengah tantangan harga komoditas yang fluktuatif.

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berdampak pada aspek pertanian semata, tetapi juga menyentuh dimensi ekonomi, sosial, dan ketahanan wilayah.

“Dengan gotong royong, semua pihak bisa ambil bagian. Kami ingin program ini menjadi contoh baik bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat bisa menjawab tantangan pangan dan ekonomi secara berkelanjutan,” tandas Bunda Eva.

Program ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Bandar Lampung dalam menghadirkan solusi konkrit atas persoalan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kota Bandar Lampung yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing. (*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan President Director dan CEO

30 September 2026 - 11:49 WIB

Sosialisasi 4 Pilar, Nessy Kalviya Ajak Masyarakat Bekri Perkuat Persatuan dan Kebangsaan

29 September 2026 - 17:17 WIB

Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba di OPS Antik Krakatau, Sita 85,9 Kg Sabu

28 September 2026 - 14:12 WIB

Doa Untuk Indonesia: Sekber Relawan Peduli Bencana Lampung Gelar Aksi Seribu Lilin

26 September 2026 - 23:09 WIB

Maknai Pancasila, PIP-WK Wiyadi Rangkul dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat Sekitar

26 September 2026 - 09:17 WIB

Pria Pengangguran di Bandar Lampung Ditangkap, 68 Paket Siap Edar Disita Polisi

25 September 2026 - 09:39 WIB

Trending di Bandar Lampung