Idnnewspublish.com, Lampung –– Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) Reakreditasi Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Program Pascasarjana pada Senin (2/2/2026), di Ruang Sidang Gedung Pascasarjana Unila.
Asesmen lapangan tersebut dibuka secara resmi Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. Asesmen dilaksanakan dua asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yakni Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku Asesor 1 dari Universitas Gadjah Mada dan Dr. Ir. Vg. Sri Rejeki, M.T., selaku Asesor 2 dari Universitas Katolik Soegijapranata.
Rektor Unila dalam sambutannya menyampaikan, asesmen lapangan merupakan bagian penting dari upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menilai kelayakan program studi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, proses akademik, sumber daya, serta capaian kinerja program studi dalam mendukung visi Unila.
Rektor juga menegaskan komitmen Unila dalam menjalankan delapan Program Strategis Unggulan Unila yang dikenal dengan “BE STRONG”, meliputi Business Sector, Empowerment of Human Resources, Services for Community, Teaching, Research, Organizational Partnership, Network Infrastructure, dan Good University Governance.
Program strategis tersebut menjadi fondasi dalam penguatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta daya saing Unila di tingkat nasional dan internasional. Pada kesempatan tersebut disampaikan pula capaian akreditasi Unila, di mana hingga 21 Desember 2026 Unila telah terakreditasi Unggul oleh BAN-PT.
Dari total 128 program studi di Unila, sebanyak 48 program studi telah terakreditasi Unggul, delapan program studi terakreditasi A, 44 program studi terakreditasi Baik Sekali, 12 program studi terakreditasi B, dan 16 program studi terakreditasi Baik.
Selain itu, Unila juga mencatat capaian 30 program studi yang telah memperoleh akreditasi internasional dari berbagai lembaga akreditasi bereputasi, seperti RSC, ASIIN, dan FIBAA.
Dalam paparan berikutnya disampaikan berbagai komitmen pimpinan dan seluruh sivitas akademika Unila dalam penjaminan mutu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif pimpinan universitas dan fakultas maupun program pascasarjana sejak tahap persiapan, penyusunan dokumen, hingga pelaksanaan asesmen lapangan.
Pimpinan universitas juga memberikan dukungan berupa sistem penghargaan atas capaian akreditasi nasional maupun internasional.
Penjaminan mutu di Unila dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh elemen perguruan tinggi, serta diperkuat melalui konsultasi dan pendampingan dengan kementerian, BAN-PT, LAM, dan lembaga akreditasi internasional.
Sinergi dengan Belmawa, Forum Penjaminan Mutu BKS-PTN Barat, serta jejaring PTN dan PTS juga terus dilakukan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Upaya penguatan mutu turut didukung melalui penyelenggaraan workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Audit Mutu Internal (AMI), pemanfaatan sistem informasi penjaminan mutu, kegiatan benchmarking pengelolaan akreditasi internasional, serta pelibatan dosen Unila dalam pelatihan dan sertifikasi asesor akreditasi internasional.
Selain itu, revitalisasi sarana dan prasarana terus dilakukan guna mendukung proses pembelajaran dan tata kelola akademik yang berkualitas. Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan Reakreditasi Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota ini.
Unila berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta memberikan gambaran kinerja institusi dan program studi secara komprehensif.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Lampung dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, baik pada level program studi maupun perguruan tinggi secara keseluruhan. (*)














