Menu

Mode Gelap

Blog · 16 Apr 2026 19:52 WIB ·

Tanpa Konfirmasi ke Penyelenggara, Media Harus Berimbang Menyoroti Kejuaraan Aquatik Lampung 2026


					Tanpa Konfirmasi ke Penyelenggara, Media Harus Berimbang Menyoroti Kejuaraan Aquatik Lampung 2026 Perbesar

Idnnewspublish.com, Bandar Lampung — Polemik pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Lampung 2026 belum mereda. Setelah menuai keluhan peserta, panitia kini angkat bicara dan meminta pemberitaan dilakukan secara berimbang.

Perwakilan Penyelenggara Kejurda, Decky Octoria, menyayangkan pemberitaan yang beredar terkait pelaksanaan Kejurda Akuatik Lampung 2026 di Kolam Renang Pahoman pada 11–12 April lalu.

Menurut Decky, sejumlah informasi yang berkembang di publik tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan.

Ia menilai, media semestinya melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada panitia sebelum mempublikasikan berita.

“Seharusnya media dapat melakukan konfirmasi kepada kami agar informasi yang disampaikan berimbang dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” kata dia, Kamis (16/04/2026).

Ia juga menanggapi keluhan peserta terkait belum diterimanya medali usai perlombaan.

Decky memastikan bahwa proses distribusi telah dilakukan dan mulai dikirimkan kepada para peserta pada hari ini.

“Medali sudah kami kirimkan per hari ini kepada seluruh perenang, baik di Bandar Lampung maupun di luar daerah,” ujarnya.

Selain itu, ia membantah adanya persoalan dalam pembayaran honor wasit dan juri. Decky menegaskan, seluruh kewajiban panitia telah diselesaikan.

“Tidak ada masalah terkait honor wasit dan juri. Semua sudah dibayarkan,” kata dia.

Sebelumnya, pelaksanaan Kejurda Akuatik Lampung 2026 menuai sorotan setelah puluhan peserta kategori Fun Swimming dilaporkan tidak menerima medali hingga acara berakhir.

Padahal, peserta telah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp85.000 per nomor yang mencakup medali dan sertifikat.

Kekecewaan orang tua peserta pun mencuat. Sejumlah di antaranya menyebut anak mereka yang mengikuti lebih dari satu nomor tidak memperoleh medali sama sekali hingga penutupan acara.

Tak hanya itu, beredar pula isu mengenai dugaan ketidakteraturan dalam pengelolaan honor juri dan panitia, yang memperkuat kritik terhadap penyelenggaraan ajang tersebut.

Panitia sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan distribusi medali. Namun, klarifikasi terbaru ini menjadi penegasan bahwa panitia mengklaim persoalan tersebut telah ditangani. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Irawan Topani Hadiri Rakor dan Audiensi Pengelolaan Sampah Dan PSEL di Provinsi Lampung

11 April 2026 - 08:15 WIB

Polda Lampung Berhasil Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran, Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

10 April 2026 - 09:20 WIB

Gencarkan Pencegahan Narkoba, Polres Pringsewu Edukasi Kampung Tangguh Gadingrejo Timur

8 April 2026 - 20:46 WIB

Warga Way Sulan Melalui FAAN, Dorong Bupati Egi, Tingkatkan Puskesmas Saat Ini Ke Faskes Rawat Inap, Jarak ke RS Rujukan Dinilai Terlalu Jauh.

5 April 2026 - 21:52 WIB

Humanis dan Presisi, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Hadirkan Rasa Aman dalam Patroli dan Pengamanan Ibadah di Sinak

31 Maret 2026 - 19:44 WIB

Tebar Kebaikan: Wong Coco Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampar Banjir di Lampung

12 Maret 2026 - 20:54 WIB

Trending di Blog