Idnnewspublish.com, Lampung Tengah — Jalan kabupaten yang menjadi penghubung antar kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah dibiarkan rusak parah selama belasan tahun.
Kondisi tersebut mendorong warga Kampung Muji Rahayu, Kecamatan Seputih Agung, untuk mengambil inisiatif sendiri dengan cara patungan dan bergotong royong melakukan perbaikan jalan.
Dari hasil swadaya tersebut, warga berhasil mengumpulkan dana hingga Rp100 juta yang digunakan untuk membeli material pembangunan.
Perbaikan difokuskan di area jembatan Kampung Muji Rahayu dan dilakukan tanpa melibatkan kontraktor, seluruh proses dikerjakan langsung oleh warga.
Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2026, dengan melibatkan hampir seluruh warga yang turut menyumbangkan tenaga maupun dana.

Salah satu warga, Gino, mengatakan aksi ini dilakukan karena warga sudah terlalu lama menunggu perbaikan dari pemerintah yang tak kunjung terealisasi.
“Sudah belasan tahun jalan ini rusak dan tidak ada perbaikan. Kami akhirnya sepakat untuk patungan, kumpulkan dana sampai Rp100 juta, beli material sendiri, dan kerja bersama. Daripada terus menunggu tanpa kepastian, lebih baik kami bergerak demi kepentingan bersama,” ujar Gino.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak selama ini sangat menghambat aktivitas warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas sehari-hari.
Warga berharap, dengan adanya perbaikan secara swadaya ini, pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah mereka agar kejadian serupa tidak terus terulang. (*)















