Idnnewspublish.com, Jambi (Sarolangun) — Usaha parfum refill atau parfum isi ulang semakin diminati masyarakat, karena menawarkan beragam pilihan aroma dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, para pelaku usaha di bidang ini perlu memperhatikan aspek legalitas, keamanan produk, serta kejelasan informasi yang diberikan kepada konsumen.
Parfum isi ulang menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menunjang penampilan sehari-hari. Dengan berbagai varian aroma yang tersedia, usaha ini memiliki peluang ekonomi yang cukup menjanjikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Meski demikian, pengawasan terhadap peredaran produk parfum perlu mendapat perhatian. Konsumen berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai produk yang dibeli, termasuk identitas produk, bahan yang digunakan apabila dipersyaratkan, serta pihak yang memproduksi atau memasok bahan parfum tersebut.
Selain itu, pelaku usaha diharapkan tidak memberikan klaim yang menyesatkan, terutama terkait merek, keaslian produk, maupun manfaat parfum yang dijual.
Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan dapat memberikan pembinaan serta melakukan pengawasan sesuai dengan kewenangannya, agar kegiatan usaha berjalan tertib dan konsumen mendapatkan perlindungan yang memadai.
Salah satu pedagang parfume bernama Acek India atau biasa disapa Acek berdagang parfume isi ulang ini sudah 16 tahun. Usaha tokonya berlokasi kawasan Pasar Bawah Sarolangun.
Team kami yang menyambangi toko parfume ini pada Kamis (22/10/2026),.asik duduk beberapa jam di sana melihat orang keluar masuk dan pergi dari tokonya, kami bertanya kepada salah satu pembeli (nm) 35 tahun, yang memesan beberapa botol kecil, “saya beli buat sholat, karena kalo sholat memakai wangi-wangian buat kita nyaman dan tenang dalam beribadah,” kata nm. Dan kami juga melihat si pembelinya orang-orang dari pesantren.
Menjalani jadi pedagang parfume emang membuat buat kita menjadi wangi, ibarat pepatah mengatakan, berteman dengan orang penjual minyak wangi pastilah kita kecipratan wanginya,” ujar Acek India yang bernama asli Hamzah.
Acek setiap hari selalu menguji botol satu dan botol lain untuk mencium aroma apa saja yg di butuhkan pembeli.
Ia selalu menjalankan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menjaga kualitas produk, serta mengutamakan keselamatan dan kepuasan konsumen.
Menurutnya dengan ketelitiandan pengawasan yang tepat, usaha parfum refillnya ini, harapannya terus berkembang secara sehat sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian keluarganya dan bisa wangi lagi, selorohnya sambil bercanda. (Can)















