Menu

Mode Gelap

Lampung · 1 Mei 2026 07:38 WIB ·

Di Balik Dinding Papan dan Atap Bocor, Sekolah Ini Bertahan Puluhan Tahun


					Di Balik Dinding Papan dan Atap Bocor, Sekolah Ini Bertahan Puluhan Tahun Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung — Pagi itu, anak-anak di Pedukuhan Batu Nyangka, Desa Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, tetap berangkat sekolah seperti biasa.

Mereka melangkah menuju sebuah bangunan sederhana. Dindingnya terbuat dari papan yang mulai lapuk, sementara atap seng di atasnya tampak berkarat dan berlubang di banyak bagian.

Di situlah proses belajar mengajar berlangsung. Saat hujan turun, air menetes dari atap, membasahi ruang kelas sudah hal biasa.

Namun kegiatan belajar tetap berjalan, seolah kondisi tersebut sudah menjadi bagian dari keseharian.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Satu Atap ini telah berdiri puluhan tahun dan meluluskan banyak generasi. Namun hingga kini, bangunannya belum juga tersentuh pembangunan permanen.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Viktor Libradi, mengatakan kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi pihaknya.

“Ini akan kami jadikan evaluasi dan segera dikoordinasikan. Pemerintah belum bisa merenovasi karena status tanah sekolah belum berstatus hibah,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan itu, Apriana tetap berdiri di depan kelas. Selama 18 tahun, ia mengabdikan diri mengajar anak-anak di sekolah tersebut.

“Saya sudah 18 tahun mengajar di sekolah ini, belum ada bantuan yang datang. Kami berharap sekolah ini dapat dibangun permanen,” ujarnya.

Harapan sederhana, agar anak-anak bisa belajar di ruang yang aman dan nyaman.

Belasan siswa di sekolah itu setiap hari datang, duduk di ruang kelas yang jauh dari kata layak, namun tetap menyimpan mimpi yang sama seperti anak-anak lainnya.

Kondisi tersebut mengundang perhatian berbagai pihak.
Tokoh masyarakat Lampung, Very Fardinalsyah, datang bersama sejumlah influencer lokal untuk melihat langsung keadaan sekolah.

Selain meninjau kondisi bangunan, mereka juga memberikan bantuan berupa susu, buku tulis, dan makanan ringan kepada para siswa.

Very menyatakan akan bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk membangun sekolah secara permanen.

“Pemerintah terkendala status hibah tanah. Karena itu, saya bersama beberapa rekan, termasuk influencer lokal dan warga setempat, bersepakat untuk membangun sekolah ini secara permanen,” ujarnya.

Ia juga telah meminta tokoh setempat untuk menginventarisasi kebutuhan material pembangunan. Setelah proses tersebut selesai, bantuan material direncanakan segera disalurkan sebagai langkah awal pembangunan.

Di tengah keterbatasan bangunan, sekolah ini tetap berdiri. Bukan karena fasilitasnya yang kuat, melainkan karena tekad guru dan semangat anak-anak yang tidak ikut runtuh. (Tm)

 

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik Foto Kopi Buku Pelajaran di SDN 3 Jatimulyo, Wali Murid Tegaskan Atas Inisiatif Sendiri

30 Juli 2026 - 21:13 WIB

Dinas P3AP2KB Mesuji Sosialisasikan Aplikasi Halo JPN Bersama Kejaksaan Negeri

30 Juli 2026 - 20:01 WIB

Karang Taruna Kabupaten Mesuji Gelar Rakor Perdana Sampaikan Visi Misi Prokja

30 Juli 2026 - 17:00 WIB

Wiyadi Terus Terapkan Nilai Pancasila Kepada Masyarakat Dalam Kehidupan Sehari-hari

30 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bangun SDM Unggul, Gubernur Mirza Dukung Pelatihan Bahasa Jerman bagi Generasi Muda Lampung

30 Juli 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Lampung Dorong Ekonomi Sirkular, ICIF 2026 Jadi Peluang Tarik Investasi Hijau ke Lampung

29 Juli 2026 - 21:12 WIB

Trending di Bandar Lampung