Menu

Mode Gelap

Bandar Lampung · 15 Apr 2026 11:54 WIB ·

Hujan Deras Rendam Rumah Warga di Jagabaya I dan II, Kerugian Capai Puluhan Juta


					Hujan Deras Rendam Rumah Warga di Jagabaya I dan II, Kerugian Capai Puluhan Juta Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung -– Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa malam, 14 April 2026, menyebabkan banjir merendam rumah warga di wilayah perbatasan Jagabaya 1 dan Jagabaya 2, Kecamatan Way Halim. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Salah satu rumah yang terdampak berada tepat di depan Kantor Redaksi Ratumedia.id. Pemilik rumah, Ibrahim, mengatakan banjir kali ini merupakan yang terparah dibanding kejadian serupa yang sebelumnya kerap melanda kawasan tersebut.

“Sudah biasa banjir, tapi nggak sebesar ini. Tinggi air sampai sepinggang orang dewasa,” kata Ibrahim, Rabu (15/04/2026).

Akibat banjir tersebut, dua unit sepeda motor miliknya mogok setelah terendam air. Selain itu, sejumlah peralatan elektronik rumah tangga seperti mesin cuci dan kulkas juga mengalami kerusakan.

“Dua motor mogok semua karena kerendam. Mesin cuci sama kulkas juga mati,” ujarnya.

Ibrahim memperkirakan total kerugian akibat banjir mencapai sekitar Rp10 juta, mencakup kerusakan kendaraan, peralatan elektronik, serta sejumlah perabot rumah tangga yang ikut terendam.

Namun, yang paling disesalkan warga bukan hanya kerugian materi, melainkan minimnya perhatian aparatur setempat terhadap kondisi warga yang terdampak langsung.

Menurut Ibrahim, camat, lurah, dan petugas linmas memang sempat datang ke lokasi untuk meninjau kondisi banjir. Namun, mereka disebut hanya memantau dari area jembatan dan tidak turun langsung melihat rumah-rumah warga yang terendam.

“Camat sama lurah cuma mantau di jembatan, nggak masuk lihat situasi di dalam rumah saya yang terdampak,” keluhnya.

Ia menilai peninjauan yang dilakukan terkesan hanya formalitas, sementara warga membutuhkan perhatian dan penanganan cepat di lapangan.

Sorotan pun mengarah kepada pihak Kelurahan Jagabaya 2 yang dinilai kurang responsif terhadap kondisi warganya. Di tengah banjir yang disebut paling parah, warga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah hingga Rabu pagi.

“Belum ada bantuan sama sekali dari pemerintah,” tambah Ibrahim.

Warga berharap aparat kelurahan tidak hanya melakukan pemantauan dari titik aman, tetapi turun langsung ke rumah-rumah warga untuk melihat dampak banjir secara nyata dan segera menyalurkan bantuan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan drainase dan penanganan banjir di wilayah Jagabaya masih membutuhkan perhatian serius, terutama saat intensitas hujan tinggi mengguyur Kota Bandar Lampung. (*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dugaan Kekerasan Benda Tumpul Oknum Polisi di Lampung Utara: Korban Dapat Jahitan di bagian tubuh

22 September 2026 - 07:53 WIB

Musda XI Golkar Bandar Lampung Digelar, Aprozi Tekankan Program dan Target Rebut Kursi Teratas 2029

21 September 2026 - 19:14 WIB

Sampah Menumpuk di Galian Tol Karang Sari, Warga Desak Pemkab Lampung Selatan Turun Tangan

20 September 2026 - 18:25 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung

19 September 2026 - 08:08 WIB

Sebanyak 503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global

19 September 2026 - 07:34 WIB

Nessy Kalviya, Anggota Komisi VIII DPR RI, Tampung dan Kawal Aspirasi Warga Seputih Raman

19 September 2026 - 07:26 WIB

Trending di Lampung