Idnnewspublish.com, Bandar Lampung – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung memperkuat kolaborasi strategis dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Lampung. Kegiatan Sosialisasi Perpajakan dalam bentuk Sarasehan terselenggara di Ballroom Marriott Hotel Lampung, Rabu (17/06/2026).
Sebagai tuan rumah, Ketua PSMTI Provinsi Lampung, Christian Chandra, S.H., S.Sos., M.M., bersama jajaran pengurus menyambut hangat kehadiran Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo yang didampingi langsung oleh seluruh jajaran pejabat administrator di lingkungan wilayah Provinsi Lampung.
Apresiasi tinggi dan antusiasme ditunjukkan oleh ratusan anggota PSMTI yang mayoritas merupakan pelaku ekonomi daerah.
Dalam sambutan pembukanya, Christian Chandra menegaskan bahwa pemahaman perpajakan yang komprehensif merupakan fondasi krusial bagi para pelaku usaha untuk bertumbuh secara legal dan berkelanjutan, sekaligus bentuk kontribusi nyata warga negara terhadap pembangunan daerah.
Dalam paparannya, Sigit Danang Joyo menyampaikan bahwa perekonomian Lampung terus menunjukkan tren yang positif.
Berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perdagangan, industri pengolahan, dan UMKM menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut perlu diiringi dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan perpajakan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
“Anggota PSMTI merupakan bagian penting dari pelaku usaha dan penggerak ekonomi di Provinsi Lampung. Saya meyakini anggota PSMTI adalah Wajib Pajak yang patuh.
Melalui sinergi yang baik antara DJP dan PSMTI, kita dapat bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional,” ujar Sigit.
Ia menambahkan bahwa kepatuhan pajak bukan hanya memenuhi kewajiban kepada negara, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.
Ketika seluruh pelaku usaha menjalankan kewajiban perpajakannya secara benar, persaingan usaha akan berlangsung lebih sehat dan pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PSMTI Provinsi Lampung Christian Chandra menyampaikan apresiasi atas kehadiran DJP yang terus membuka ruang komunikasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah aktif DJP dalam membuka ruang edukasi tatap muka ini. Pemahaman regulasi yang tepat adalah kunci bagi para pelaku usaha untuk bertumbuh secara legal, sehat, dan berkelanjutan.” ujar Christian
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung bersama KPP Madya Bandar Lampung juga menghadirkan booth layanan perpajakan yang dapat dimanfaatkan anggota PSMTI untuk berkonsultasi secara langsung mengenai hak dan kewajiban perpajakan, memperoleh informasi layanan perpajakan, serta mendapatkan pendampingan atas berbagai permasalahan perpajakan yang dihadapi.
Melalui sinergi yang semakin erat antara DJP dan PSMTI, diharapkan kesadaran serta kepatuhan perpajakan masyarakat terus meningkat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Lampung yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)















