Menu

Mode Gelap

Lampung · 16 Agu 2025 07:46 WIB ·

Kejati Lampung Gelar FGD Dalam Rangka “Mengawal Pupuk Subsidi Sampai ke Petani”


					Kejati Lampung Gelar FGD Dalam Rangka “Mengawal Pupuk Subsidi Sampai ke Petani” Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung -– Kejaksaan Tinggi Lampung gelar Focus Group Disscusion (FGD) di Gedung Aula Kejati Lampung dalam rangka Transformasi Kejaksaan Tinggi Lampung Menuju Indonesia Maju Dengan Mewujudkan Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung, sebagai point utamanya “Mengawal Pupuk Subsidi Sampai ke Petani”, Jumat (15/08/2025).

Focus Group Disscusion tersebut dibuka langsung oleh Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo, SH., LLM., dengan mengundang beberapa narasumber diantaranya Direktur Pupuk dan Pestisida pada Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementrian Pertanian Dr, Drs. Jekvy Hendra, MSi., Direktur Supply Chain PT. Pupuk Indonesia Persero Robby Setiabudi Madjid, SE., AK.M.COMM., Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Tubagus Muhammad Rifki, SP., M.Si., dengan peserta seluruh jajaran Kejati Lampung, Kejari Se-Lampung melalui sarana virtual dan 54 tamu undangan dari berbagai Perusahan.

Dalam sambutannya kajati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kejaksaan mendukung Asta Cita Indonesia yang diimplementasikan dalam 8 program kerja Asta Karya yang dipelopori oleh Kejaksaan Tinggi Lampung, sebagai berikut :

  1. Pendampingan dan Edukasi Hukum, perolehan dan sertifikasi lahan sawah serta perlindungan petani dari jerat rentenir.
  2. Pendampingan akses permodalan melalui KUR Bank Pemerintah atau pinjaman pada Koperasi Merah Putih.
  3. Pendampingan Pencegahan pungli dan pengaturan proyek swakelola ataupun pemerintah terkait infrastruktur pertanian termasuk optimalisasi pengairan/irigasi.
  4. Pendampingan ketersediaan dan bantuan bibit.
  5. Pendampingan ketersediaan dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan).
  6. Pendampingan ketersediaan pupuk subsidi bagi para petani.
  7. Pendampingan pencegahan gagal panen, ketersediaan dan pembasmi hama.
  8. Pendampingan penyerapan gabah.

Dalam hal mewujudkan Asta Cita Indonesia dan Asta Karya, Kejati Lampung berkomitmen :

  • Tidak ada main-main dana desa;
  • Tidak ada atur-atur proyek;
  • Tidak ada jatah-jatah Kajati;
  • Tidak ada setoran-setoran pengusaha;
  • Tidak ada jual beli perkara.

Harapan kami, langkah kecil yang dilakukan dalam kegiatan hari ini dapat menjadi pijakan menuju langkah besar dalam mewujudkan Asta Cita Indonesia melalui ketahanan pangan nasional. Semoga sinergi yang terbangun menjadi ladang amal sekaligus kontribusi nyata bagi bangsa.

Mari kita dukung ketahanan pangan nasional yang merupakan salah satu wujud Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui mekanisme dan sistem yang berpihak pada kesejahteraan petani (pahlawan hulu) sampai dengan stabilitas harga pangan yang diemban oleh distributor-distributor yang mumpuni (pihak yang bertanggungjawab pada sisi hilir) demi swasembada pangan di masa yang akan datang.

Kejati Lampung ingin membangun kesepahaman dan keberanian agar distribusi pupuk benar-benar sampai ke petani secara tepat mutu, tepat waktu, dan tepat lokasi dan berkomitmen menjaga pupuk subsidi agar tepat sasaran dan bebas dari praktik mafia. (*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kepala BPS RI Pimpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

28 Juni 2026 - 10:21 WIB

Dukung Pendidikan: PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Sumbagsel Bersama Komunitas Pajero One Indonesia Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah untuk Anak Yatim Piatu

27 Juni 2026 - 20:23 WIB

Masuki Tahap Akhir,  Sekolah Rakyat Kota Baru Segera Beroperasional

26 Juni 2026 - 10:16 WIB

Kenalan di Media Sosial Berujung Petaka, Mahasiswi  Jadi Korban Pencurian Motor dan Ponsel

26 Juni 2026 - 09:42 WIB

Komitmen Sosial Berkelanjutan, Pelindo Regional 2 Panjang Gelar Khitan Massal Gratis

25 Juni 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Lampung Melakukan Kunjungan Kerja, Garap Sektor Prioritas di Kabupaten Mesuji

24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Trending di Lampung