Idnnewspublish.com, Lampung — Anggota Komisi VIII DPR RI Nessy Kalvia menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur.
Menurut Nessy, keberhasilan memadamkan api tidak lepas dari perjuangan para petugas dan relawan yang berada langsung di lapangan, menghadapi kondisi panas, asap, medan yang sulit, serta risiko kebakaran yang dapat meluas.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan dan tim gabungan yang sudah berjuang di lapangan. Mereka bekerja dalam kondisi yang tidak mudah untuk memastikan api bisa dikendalikan dan tidak semakin meluas,” kata Nessy.
Ia menilai kerja keras para relawan bukan hanya membantu memadamkan kebakaran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan konservasi Way Kambas yang memiliki ekosistem dan keanekaragaman hayati yang sangat berharga.
“Bagi saya, para relawan adalah garda terdepan. Mereka bukan hanya memadamkan api, tetapi ikut menjaga hutan, lingkungan dan rumah bagi satwa yang ada di Way Kambas. Terima kasih atas perjuangan dan pengabdiannya,” ujar Nessy.
Nessy mengatakan keberhasilan pemadaman tersebut patut diapresiasi sebagai hasil dari kerja bersama berbagai unsur, mulai dari pengelola kawasan, petugas pemadam, relawan, TNI-Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.
Namun, Nessy mengingatkan agar padamnya api tidak membuat kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menurun.
“Api memang sudah padam, tetapi pengawasan jangan ikut berhenti. Kita harus memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul. Setelah ini pengawasan dan langkah pencegahan justru harus diperkuat,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, Nessy juga menekankan pentingnya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas sehingga penanganan tidak selalu dilakukan setelah kebakaran terjadi.
“Jangan sampai kita baru bergerak ketika api sudah membesar. Pemantauan, pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak awal. Kita ingin kerja keras para relawan dalam memadamkan api tidak sia-sia karena kebakaran kembali terjadi,” katanya.
Nessy turut mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kawasan Way Kambas dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Way Kambas adalah kekayaan kita bersama. Mari kita jaga. Sekali lagi, terima kasih kepada para relawan dan seluruh tim yang sudah berjuang. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga,” pungkas Nessy. (*)















