Menu ✖

Mode Gelap

Lampung · 22 Jul 2025 22:40 WIB ·

Puluhan Emak-Emak Desak Pemerintah Tangani Kasus Bullying di SMPN 19 Pesawaran


					Puluhan Emak-Emak Desak Pemerintah Tangani Kasus Bullying di SMPN 19 Pesawaran Perbesar

Idnnewspublish.com, Pesawaran —  Puluhan emak-emak menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran, Selasa (22/07/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes dan keprihatinan atas dugaan perundungan yang dialami Gibran, siswa kelas 8 SMP Negeri 19 Pesawaran.

Para peserta aksi yang menamakan diri Emak-Emak Peduli Pendidikan Pesawaran ini membawa aspirasi sebagai orang tua, menuntut pemerintah hadir dan bertindak nyata dalam melindungi anak-anak dari kekerasan di lingkungan sekolah.

Koordinator aksi, Weni Oktasari, menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk dukungan moral kepada Gibran sekaligus bentuk desakan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah nyata.

“Sebelumnya kami sudah dua kali bertemu pihak Dinas Pendidikan. Kami sudah sampaikan bahwa Gibran harus didampingi dan difasilitasi agar kembali sekolah. Tapi sampai hari ini belum ada solusi dari pihak dinas maupun sekolah,” ujar Weni.

Ia menambahkan, kehadiran mereka bukan hanya sebagai bentuk keprihatinan, tetapi juga sebagai suara dari para ibu dan orang tua di Pesawaran yang ingin memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan.

“Kita semua tahu, masyarakat Indonesia tengah berduka atas kasus seorang siswa SMA di Garut yang meninggal dunia karena tidak tahan dibully. Jangan sampai hal serupa terjadi di Pesawaran. Gibran hingga saat ini masih belum kembali sekolah karena menjadi korban bullying,” lanjutnya.

Dalam momentum menjelang Hari Anak Nasional, para ibu ini berharap pemerintah benar-benar serius menangani isu perlindungan anak.

“Kami minta semua pihak, terutama pemerintah daerah, agar tidak abai. Anak-anak adalah masa depan kita, dan mereka berhak tumbuh di lingkungan yang sehat dan penuh kasih sayang,” pungkas Weni.

Usai menyampaikan orasi, perwakilan emak emak kemudian diterima oleh pihak Dinas Pendidikan untuk berdialog. Aksi kemudian ditutup dengan pembubaran massa secara tertib. (*)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berbagi untuk Masa Depan, Taring dan Zitline Sambangi Panti Asuhan Mahmuda

6 November 2026 - 21:12 WIB

Cegah Banjir, Dedi Yuginta Ajak Warga Tidak Membuang Sampah Sembarangan

6 November 2026 - 11:18 WIB

Pemkab Sarolangun Salurkan Beasiswa untuk 225 Siswa Kurang Mampu Berprestasi, Total Bantuan Capai Rp487,5 Juta

5 November 2026 - 10:57 WIB

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

5 November 2026 - 10:11 WIB

LEIF  2026:  Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi Berkelanjutan Untuk Mendorong pertumbuhan Ekonomi Lampung

4 November 2026 - 20:42 WIB

UPTD Puskesmas Lemong Bersama Dinkes Pesisir Barat Adakan GERMAS

4 November 2026 - 14:39 WIB

Trending di Lampung