Menu

Mode Gelap

Lampung · 13 Apr 2026 14:40 WIB ·

Pengawas Tegaskan Proyek Renovasi MI Al Falah Sudah Sesuai Standar


					Pengawas Tegaskan Proyek Renovasi MI Al Falah Sudah Sesuai Standar Perbesar

Idnnewspublish.com, Pesisir Barat –- Menyikapi pemberitaan salah satu media online terkait dugaan ketidaksesuaian material pada proyek renovasi dan rehabilitasi MI Al Falah, Dusun Medati SP 3, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, sejumlah awak media lokal melakukan penelusuran langsung ke lokasi.

Proyek yang dilaksanakan oleh PT RIS Putra Delta tersebut sebelumnya disorot karena disebut menggunakan pasir yang tidak sesuai spesifikasi serta kayu damar yang dinilai masih muda dan bengkok.

Saat dikonfirmasi di lokasi, pengawas lapangan, Exsa, membantah dugaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pasir yang disebut tidak sesuai spesifikasi merupakan material untuk urukan atau timbunan, bukan untuk campuran adukan Tidak mungkin pasir urukan digunakan untuk campuran,” ujarnya, Senin (13/04/2026).

Terkait penggunaan kayu damar, Exsa menyatakan bahwa material yang digunakan telah mengikuti standar yang ditentukan, yakni kayu kelas dua.

“Kalau soal kayu rata-rata memang ada yang tidak lurus sempurna, tapi kami tetap berupaya memilih yang paling layak digunakan. Untuk soal tua atau muda, yang jelas kami pakai sesuai standar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap siapa pun yang ingin melakukan pengecekan di lapangan.

“Kami selalu terbuka. Siapa pun boleh datang dan bertanya, kami jawab sesuai tugas dan fungsi kami,” tambahnya.

Dari pantauan di lapangan, aktivitas proyek berjalan normal dan tidak ditemukan adanya upaya penutupan akses informasi. Bahkan, masyarakat sekitar disebut kerap datang ke lokasi proyek.

Sejumlah warga yang ditemui juga memberikan tanggapan positif. Salah satunya, MR, mengaku bersyukur atas adanya renovasi sekolah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih sekolah ini direnovasi. Kalau mengandalkan dana komite, mungkin lama. Yang saya lihat pembangunan berjalan lancar dan hasilnya bagus,” ujarnya.

Meski demikian, sebagian masyarakat mengaku tidak memiliki pemahaman teknis terkait kualitas material yang digunakan dalam proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah juga telah dimintai keterangan guna memastikan berbagai informasi yang beredar, termasuk terkait status lahan sekolah. (*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Raih Prestasi Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia

17 April 2026 - 10:36 WIB

Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital

17 April 2026 - 04:57 WIB

Pulihkan Keuangan Negara, Kejaksaan Eksekusi Uang Pengganti Rp7,8 Miliar dalam Perkara Korupsi Tol Terpeka

16 April 2026 - 22:06 WIB

Pemkot Bandar Lampung Ambil Alih Normalisasi Sungai Tanjung Senang, Demi Prioritaskan Keselamatan Warga

16 April 2026 - 15:51 WIB

SMA YP Unila Buka Penerimaan Murid Baru TA 2026/2027, Hadirkan Jalur Afirmasi dan Reguler

16 April 2026 - 11:43 WIB

Sempat Buron, Karyawan Leasing di Lampung Ditangkap Usai Gadai Mobil Kantor

16 April 2026 - 09:22 WIB

Trending di Kriminalitas