Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 10 Mei 2025 18:59 WIB ·

Tindak 3.326 Kasus Premanisme, Legislator: Kapolri Tegas Jawab Keresahan Publik


					Tindak 3.326 Kasus Premanisme, Legislator: Kapolri Tegas Jawab Keresahan Publik Perbesar

Idnnewspublish.com, Jakarta -– Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Soedeson Tandra, mengapresiasi langkah Polri yang berhasil menindak 3.326 kasus premanisme dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan yang digelar secara nasional. Ia menilai operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Sejak operasi dimulai pada 1 Mei 2025, Polri telah menangani 3.326 kasus premanisme di berbagai wilayah Indonesia. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketertiban,” ujar Tandra, Sabtu (10/05/2025).

Tandra menegaskan bahwa langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat diperlukan untuk menjawab keresahan publik. Menurutnya, tindakan premanisme harus diberantas hingga ke akar.

“Kapolri telah menunjukkan kepemimpinan yang tegas, cepat, dan responsif. Ini penting untuk merespons berbagai bentuk gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Tandra juga mengapresiasi keberhasilan Polri dalam memberantas kejahatan lainnya, termasuk upaya menggagalkan penyelundupan 71 kg sabu di Jambi pada awal Mei 2025. Ia pun mendukung penuh pembentukan Desk Pemberantasan Judi Online.

“Sejak dibentuk pada 4 November 2024, desk ini telah menangani 1.271 kasus. Bahkan dalam kasus terbaru, polisi berhasil menyita dana sebesar Rp 530 miliar dari ribuan rekening bank. Ini pencapaian yang luar biasa,” ungkapnya.

Tandra juga menyoroti pengungkapan perdagangan ilegal 494,4 ton sianida yang diimpor dari China menggunakan perusahaan fiktif. Ia menyebut nilai omzet kasus tersebut mencapai Rp 59 miliar.

“Ini menunjukkan respons cepat Polri terhadap kejahatan lintas negara. Kinerja seperti ini patut didukung semua pihak, karena ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga perlindungan terhadap rakyat,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyatakan Operasi Kepolisian Kewilayahan ini merupakan langkah konkret untuk menumpas praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Operasi ini adalah bentuk nyata upaya Polri memberantas premanisme yang mengganggu rasa aman masyarakat dan menghambat iklim investasi,” ujar Kadiv Humas. (*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Massa Desak Kejari Mesuji Tuntaskan Penyidikan Dugaan Korupsi Molen BUMDes Rp2,4 Miliar

3 Juli 2026 - 21:22 WIB

Pemerintah Melalui DJP Implementasikan PMK 37/2025 Melalui Penunjukan Empat Marketplace Sebagai Pemungut PPh

3 Juli 2026 - 20:23 WIB

Kapolda Lampung Resmikan Tiga Fasilitas Penunjang Pelayanan Polresta Bandar Lampung

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

Inflasi Tahunan Lampung Juni 2026 Tetap Terjaga Dalam Sasaran

3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Reporter Tribun Lampung Diintimidasi Pria Berkacamata Hitam Saat Meliput Sidang Eks Bupati Pesawaran

3 Juli 2026 - 12:46 WIB

Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Pengoperasian QCC 004, Wujudkan Peningkatan Layanan Bongkar Muat Peti Kemas

3 Juli 2026 - 05:59 WIB

Trending di Bandar Lampung