Idnnewspublish.com, Lampung Tengah – Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai NasDem, Nessy Kalviya, melanjutkan rangkaian Kunjungan Kerja Perseorangan masa reses dengan menyambangi empat desa di Kabupaten Lampung Tengah. Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk menyerap berbagai persoalan serta kebutuhan masyarakat.
Empat lokasi yang menjadi titik kunjungan yakni Desa Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nunyai; Desa Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan; Desa Gaya Baru 2, Kecamatan Seputih Surabaya; serta Desa Bumi Nabung Baru, Kecamatan Bumi Nabung.
Rangkaian kegiatan diawali pada Minggu, 18 Oktober 2026, di Desa Tanjung Anom. Dalam pertemuan tersebut, Nessy bertemu dengan Wasis Trisno Adi serta Camat Terusan Nunyai Andri Yulizar, S.E., M.M.
Pada Senin, 19 Oktober 2026, kunjungan berlanjut ke Desa Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan. Kegiatan tersebut dihadiri Samsuri, Camat Way Pengubuan Nico Finandi Asnawi, serta Anggota DPRD Rizani Andi Wijaya.
Selanjutnya, pada Selasa, 20 Oktober 2026, Nessy menyambangi Desa Gaya Baru 2, Kecamatan Seputih Surabaya. Pertemuan tersebut dihadiri Wanuri, S.Pd., Camat Seputih Surabaya Eko Meidianto, S.Pd., M.M., sepuluh kepala desa dari wilayah sekitar, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Desa Bumi Nabung Baru, Kecamatan Bumi Nabung. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Saidi, Camat Bumi Nabung Dahrif Anshory, S.HI., M.H., serta enam kepala desa dari wilayah sekitar.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Nessy menekankan pentingnya membangun komunikasi berkelanjutan antara wakil rakyat dengan pemerintah desa.
Menurutnya, pemerintah desa merupakan salah satu pihak yang paling memahami kondisi masyarakat, termasuk keluarga yang membutuhkan perhatian dan dukungan program pemerintah.
Berbagai persoalan sosial seperti ketepatan penerima bantuan sosial, kesejahteraan keluarga, akses terhadap program perlindungan sosial, serta perhatian bagi kelompok masyarakat rentan menjadi isu yang perlu terus dikawal.
Nessy mengatakan, kunjungan ke sejumlah desa merupakan bagian dari upayanya untuk mendengar langsung kondisi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan di tingkat lokal.
“Sejak 18 hingga 21 Oktober 2026, kami mengunjungi empat desa di empat kecamatan. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan masyarakat dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa. Kami ingin memastikan berbagai persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat mendapat perhatian dan dapat diperjuangkan sesuai kewenangan kami di DPR RI,” ujarnya.
Sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII, Nessy juga menaruh perhatian pada pelaksanaan program kesejahteraan sosial, perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan masyarakat, serta pemenuhan hak kelompok rentan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan sosial dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih tepat.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, Nessy menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan masyarakat agar aspirasi dari tingkat desa dapat tersampaikan dan menjadi bahan perhatian dalam pelaksanaan tugasnya di DPR RI. (*)















