Idnnewspublish.com, Lampung Tengah – Persoalan kesejahteraan keluarga, ketepatan penyaluran bantuan sosial, hingga perlindungan kelompok rentan menjadi isu penting dalam rangkaian Kunjungan Kerja Perseorangan Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai NasDem, Nessy Kalviya, di Kabupaten Lampung Tengah, pada 16–17 Oktober 2026.
Dalam kunjungan reses tersebut, Nessy menyambangi tiga kampung yang tersebar di Kecamatan Kotagajah, Putra Rumbia, dan Rumbia.
Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi antara wakil rakyat dengan unsur pemerintahan kampung, tokoh masyarakat, serta warga untuk membicarakan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian.
Kunjungan pertama berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026, di Kampung Nambah Rejo, Kecamatan Kotagajah. Kegiatan tersebut dihadiri Sutanto, Camat Kotagajah Sulung Santoso, S.Pd., enam kepala kampung lainnya, serta kader Partai NasDem.
Pada hari yang sama, Nessy melanjutkan kunjungan ke Desa Meranggi Jaya, Kecamatan Putra Rumbia. Pertemuan tersebut dihadiri Ni Made Rasmi, Camat Putra Rumbia I Made Suryana, S.IP., sepuluh kepala kampung lainnya, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Kampung Restu Buana, Kecamatan Rumbia. Hadir dalam kegiatan tersebut Sugede, Camat Rumbia Wayan Pancayasa, S.Kep., sejumlah kepala kampung dari wilayah sekitar, serta masyarakat setempat.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, sejumlah persoalan sosial menjadi perhatian, terutama menyangkut kesejahteraan keluarga yang masih membutuhkan dukungan pemerintah.
Persoalan ketepatan data penerima bantuan sosial, keberlanjutan program perlindungan sosial, serta kebutuhan perhatian bagi lansia, penyandang disabilitas, perempuan dan anak menjadi isu yang relevan untuk terus dikawal.
Persoalan data penerima bantuan sosial, misalnya, menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian. Akurasi data sangat menentukan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan haknya, sementara bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Nessy Kalviya mengatakan, kunjungan reses merupakan kesempatan untuk melihat lebih dekat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan kampung.
“Persoalan kesejahteraan masyarakat tidak bisa hanya dilihat dari angka dan data. Di balik itu ada keluarga yang membutuhkan perhatian, ada lansia yang perlu pendampingan, ada anak-anak yang harus mendapatkan kesempatan pendidikan, serta masyarakat rentan yang membutuhkan perlindungan. Karena itu, penting bagi kita untuk memastikan program pemerintah benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII, Nessy menegaskan bahwa persoalan kesejahteraan sosial dan perlindungan masyarakat merupakan bagian dari ruang lingkup kerja yang perlu terus mendapatkan perhatian.
Ia juga menilai pemerintah kampung memiliki peran penting dalam membantu mengidentifikasi kondisi warganya, terutama keluarga yang membutuhkan perhatian lebih, sehingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat berjalan lebih efektif.
“Jangan sampai ada masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan justru terlewat karena persoalan pendataan. Kita perlu memastikan data terus diperbarui dan kondisi masyarakat benar-benar diperhatikan. Aspirasi seperti ini menjadi bahan penting bagi kami untuk dibawa dan diperjuangkan sesuai kewenangan di DPR RI,” tambahnya.
Melalui kunjungan di tiga kecamatan tersebut, Nessy berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah kampung, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat semakin terbuka.
Dengan demikian, berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat dapat memperoleh perhatian dan ditindaklanjuti melalui program maupun kebijakan yang tepat. (*)















