Idnnewspublish.com, Bandar Lampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Minggu (05/07/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Endang mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan di tengah perkembangan era digital.
Menurut Endang, kegiatan PIP-WK merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas anggota DPRD dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan, menaati aturan negara, serta memperkokoh semangat kebangsaan.
“Tujuan kegiatan ini agar masyarakat dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menambah wawasan kebangsaan, dan menyadari bahwa kita hidup di negara yang memiliki aturan dan undang-undang yang wajib dipatuhi,” kata Endang.
Ia menilai perkembangan teknologi informasi dan media sosial membawa dampak positif sekaligus tantangan bagi kehidupan bermasyarakat. Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
”Media sosial memiliki manfaat, tetapi juga bisa menjadi sarana penyebaran ujaran kebencian, hasutan, hingga adu domba yang dapat memicu perpecahan. Karena itu kita harus waspada dan tetap menggunakan akal sehat dalam menyikapi setiap informasi,” ujarnya.
Endang juga mengingatkan masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Namun, ia menegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki hak untuk memberikan kritik secara santun apabila terdapat kebijakan yang dianggap belum berpihak kepada kepentingan publik.
”Kita harus kritis, tetapi jangan sampai kritik justru memecah silaturahmi. Sampaikan pendapat secara baik dan profesional demi kemajuan bangsa dan daerah,” ucapnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah membagikan informasi yang sumbernya tidak jelas.
Menurutnya, informasi yang bermanfaat dan berasal dari sumber terpercaya dapat disebarluaskan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, sedangkan informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan sebaiknya tidak diteruskan.
Dalam pemaparannya, Endang juga mengingatkan pentingnya mengamalkan lima sila Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Ia berharap masyarakat dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghormati sesama, menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, hingga mewujudkan keadilan di lingkungan masing-masing.
“Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan, Insya Allah kehidupan masyarakat akan aman, damai, dan sejahtera serta persatuan bangsa tetap terjaga,” pungkasnya. (Wi)















