Menu

Mode Gelap

Lampung · 25 Apr 2025 19:34 WIB ·

Pemkab Way Kanan Bahas Pendirian Sekolah Rakyat


					Pemkab Way Kanan Bahas Pendirian Sekolah Rakyat Perbesar

Idnnewspublish.com, Jakarta — Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Arie Anthony Thamrin, hadiri kegiatan Pembahasan Usulan Sekolah Rakyat sekaligus Penandatanganan Berita Acara Klarifikasi yang berlangsung di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (25/04/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya terkait usulan pendirian Sekolah Rakyat, serta menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

Pj. Sekda Arie Anthony menyampaikan bahwa dokumen usulan pendirian Sekolah Rakyat dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah diterima dan diverifikasi oleh Tim dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Selanjutnya, dalam waktu dekat, akan dilaksanakan survei lokasi oleh pihak Kementerian Sosial.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersedia menyediakan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Lahan tersebut akan diberikan melalui mekanisme pinjam pakai atau hibah kepada Kementerian Sosial, dan berlokasi di Kampung Tanjung Raja Sakti, Kecamatan Blambangan Umpu.

“Nantinya lahan seluas 10 hektare tersebut akan kami hibahkan atau pinjam pakaikan kepada Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Ini adalah bentuk nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan.

Harapan kita, Sekolah Rakyat ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak kita,” ujar Pj. Sekda Arie Anthony Thamrin, dalam keterangannya, Jumat (25/04/2025).

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dengan tujuan memberikan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini dijadwalkan akan mulai menerima peserta didik pada tahun 2025. Selain pendidikan, anak-anak yang masih berada dalam pengasuhan orang tua juga akan mendapatkan pembinaan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. (Sa)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ke Tanah Fokus  Jalankan Ibadah, Urusan Koneksi Pakai Tri Ibadah

8 Mei 2026 - 12:52 WIB

Berangkat Haji Tanpa Khawatir, Komunikasi Lancar dengan Paket Terpercaya SimpelRoam IM3

8 Mei 2026 - 12:47 WIB

Diiming-imingi Pekerjaan di Konter HP, TA Cabuli Siswi SMA

8 Mei 2026 - 09:31 WIB

Divonis 7 Bulan 20 Hari, Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Akan Segera Berakhir

7 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tingkat Pengangguran Terbuka Lampung Turun Menjadi 3,95% di Februari 2026, Penyerapan Tenaga Kerja Tembus 34,53 Ribu Orang

6 Mei 2026 - 21:14 WIB

Bincang Literasi Media BI Lampung, Bahas Capaian Pertumbuhan Ekonomi  Lampung Salah Satu Tertinggi di Sumatera

6 Mei 2026 - 19:32 WIB

Trending di Lampung